
Entikong, 10 Mei 2025 – PKM PIIS, Zona Indonesia-Malaysia, itulah slogan yang digunakan pada saat Pengabdian Kepada Masyarakat. Dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi bersama perwakilan dari Jurusan Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial FKIP Universitas Tanjungpura (UNTAN) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Kegiatan yang berlangsung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong ini berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari para peserta dan pemangku kepentingan setempat.
PKM ini mengusung dua tema utama, yaitu:
- Pelatihan Penggunaan Aplikasi Media Ajar Digital untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di Perbatasan, dan
- Optimalisasi Pemahaman Pendekatan Pembelajaran Deep Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru-Guru Perbatasan Indonesia-Malaysia.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan langsung kepada para guru di wilayah perbatasan agar mampu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih modern, berbasis teknologi, dan berorientasi pada kebutuhan zaman. Dalam pelaksanaannya, para peserta diberikan materi dan praktik terkait pemanfaatan media ajar digital serta pendekatan deep learning sebagai metode pembelajaran yang mendalam dan berpusat pada siswa.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Camat Entikong, Ketua PGRI Entikong, Perwakilan Guru Pengurus PGRI Entikong, dan Pengawas Sekolah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah perbatasan.
Ketua tim pelaksana PKM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab akademisi dalam mendukung pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). “Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi guru-guru di wilayah perbatasan untuk terus berkembang, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” ujarnya.
Para peserta mengungkapkan antusiasme dan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Selain menambah wawasan dan keterampilan baru, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga pendidikan di daerah perbatasan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FKIP UNTAN terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan melalui sinergi antara akademisi dan praktisi di lapangan, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh pelosok negeri.